Pukiss's Blog

Just another WordPress.com weblog

Belajar Efektif Mengejar Prestasi

Kalau kita lihat, proses kegiatan belajar mengajar atau yang dikenal denagan KBM kurang begitu efektif.BAnyak sekolah-sekolah baik itu sekolah favorit atau yang tidak favorit menggunakan sisitem belajar yang satu arah.Satu arah di sini adalah para guru hanya member ilmu saja dan murid hanya menjadi.seorang pendengar saja.Para mrid tidak di beri kesempatan untuk menambah ilmunya secara mandiri.

Sistem belajar seperti ini dipakai pada system KBK 2004.Tetapi pada kenyataannya tidak dilakukan.guru masih menjadi factor penting dan satu-satunya dalam penambahan ilmu para murid
Langkah-langkah belajar efektif adalah mengetahui
• diri sendiri
• kemampuan belajar anda
• proces yang berhasil anda gunakan, dan dibutuhkan
• minat, dan pengetahuan atas mata pelajaran anda inginkan

Anda mungkin belajar fisika dengan mudah tetapi tidak bisa belajar tenis, atau sebaliknya. Belajar apapun, adalah proces untuk mencapai tahap-tahap tertentu.

Berdasarkan riset psikologi yang dilakukan oleh Dr. Nate Kornell dari UCLA, ada tiga cara belajar paling efektif yang mungkin dapat diterapkan.

1. Bagilah subjek-subjekmu dan pelajari bergantian
Meski awalnya terasa tidak efektif, membagi-bagi subjek yang ada dan mempelajari sebagian dari bagian yang berbeda terbukti mampu memberikan hasil efektif. Misalnya pada 15 menit pertama belajar biologi, lalu 15 menit berikutnya fisika, setelah itu 15 menit untuk matematika.

2. Tes dirimu sendiri
Coba tanyakan pada dirimu sendiri tentang materi-materi yang telah kamu pelajari. Mengetes diri sendiri memiliki dua keuntungan. Pertama, karena prosesnya yang mengambil ingatan dari pikiran, hal ini dapat meningkatkan kemampuan mengingat. Kedua, mengetes diri sendiri dapat menguji apakah cara belajar kamu sudah efektif atau tidak. Kamu dapat mengidentifikasi dan memperbaiki kelemahan kamu sebelum terlambat.
Tapi ada satu syarat, mengetes diri sendiri tidak akan berhasil kalau kamu lakukan ketika kamu baru saja selesai belajar. Itu tidak mengasah daya ingatmu tetapi membuatmu sombong.

3. Ambil kesimpulan dan integrasikan
Setelah keluar dari kelas atau membaca satu bab buku, ambil kesimpulan-kesimpulan penting, dan pikirkan bagaimana kesimpulan-kesimpulan tersebut berhubungan dengan keseluruhan topik dan pengalaman pribadi. Proses itu dikenal sebagai integrasi pengetahuan, sangat bermanfaat untuk memperkuat daya ingat dan mengimplementasikan pengetahuan pada kejadian nyata. Agar lebih mengefektifkan teknik tersebut, kamu bisa memberitahukan atau mengajarkan orang lain tentang apa yang telah kamu pelajari. Menerangkan kesimpulan-kesimpulanmu memerlukan integrasi dan kemampuan meringkas dan itu adalah cara terbaik untuk mengecek kelemahan-kelemahan dalam pengetahuan yang kamu miliki.

referensi:www.stp.dkp.go.id,www.studygs.net/indon/metacog,www.ut.ac.id/html/Strategi-bjj/strategi.htm

Mei 25, 2010 - Posted by | pika | , , , , ,

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: